Alasan Alfred Riedl Panggil Pahabol Gantikan Irfan

Agen Taruhan  – Pelatih tim nasional Indonesia Alfred Riedl memanggil Ferinando Pahabol untuk menggantikan posisi Irfan Bachdim di Piala AFF 2016. Kenapa harus Pahabol?

Seperti diberitakan sebelumnya, Irfan Bachdim terpaksa dicoret dari skuad Tim Merah Putih yang akan dibawa ke turnamen Piala AFF, karena sang striker mengalami cedera parah di engkel kaki kiri.

Cedera itu dialami Irfan saat mengikuti sesi latihan tim Merah Putih di Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci, Tangerang, Selasa (15/11) pagi. Dia mendapatkan tekal keras dari bek timnas, Hansamu Yama.

Dalam keterangan pers seusai latihan Selasa (15/11) kemarin, pelatih Alfred Riedl mengatakan bahwa Irfan menderita patah tulang fibula sehingga tidak bisa tampil di Piala AFF 2016. “Irfan Bachdim dipastikan absen untuk Piala AFF 2016. Dia menderita patah tulang fibula dan harus absen dua bulan,” kata Riedl.

Untuk mengisi posisi lowong yang ditinggalkan Irfan, Riedl pun memanggil striker Persipura Jayapura, Ferinando Pahabol. Muncul pertanyaan, kenapa dia memilih striker mungil ini dan bukannya penyerang murni lainnya?
Ternyata  sang pelatih tak asal pilih dalam hal ini. Dia menjatuhkan pilihan pada Pahabol karena si pemain memiliki kemampuan istimewa. Pahabol dinilai memiliki kecepatan dan kontrol bola yang bagus yang bisa mengacaukan konsentrasi pemain lain. Selain itu, Pahabol juga bisa bermain di belakang.

“Dia pemain yang bagus. Pahabol bisa bermain di belakang penyerang,” kata Riedl. “Gaya mainnya memang berbeda dengan Irfan. Namun, Pahabol bisa membuat pertahanan lawan menjadi kacau,” tambah pelatih asal Austria ini.

Masuknya Pahabol bisa saja membuat formasi Timnas di Piala AFF berubah. Riedl kemungkinan tak akan menggunakan pola 4-4-2. Besar kemungkinan, pelatih asal Austria tersebut memakai skema 4-4-1-1.

Timnas Indonesia akan terbang ke Filipina pada Kamis (17/11). Mereka akan memulai pertandingan penyisihan Grup A dengan menantang tim tangguh sekaligus juara bertahan Thailand di Philipine Sport Stadium pada Sabtu (19/11).

Indonesia bergabung dengan di Grup A yang juga disebut sebagai grup maut bersama Thailand, Filipina dan Singapura. Sedangkan Grup B dihuni oleh Myanmar, Malaysia, Vietnam dan Kamboja.