15 Pemain Persib Yang Di Anggap Buruk

Agen Terpercaya – Persib Bandung mampu memperbaiki diri di ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. Sempat terseok-seok, Persib akhirnya menuntaskan persaingan dengan merebut posisi lima klasemen.

Kubu Maung Bandung mengantongi 55 poin. Mereka terpaut 13 angka dari Persipura Jayapura yang finis sebagai juara.

Jelang hadapi kompetisi musim depan, manajemen Persib gerak cepat melakukan evaluasi. Mereka menilai ada 15 pemain yang tampil buruk sepanjang gelaran ISC.

Berikut 15 nama yang penampilannya meredup di skuat Persib:

1. Juan Carlos Belencoso
Menyandang status sebagai topskor di Piala AFC 2015 saat bermain untuk Kitchee FC, penampilan Belencoso justru merosot drastis bersama Persib. Dirinya tak bisa mencetak gol di ajang ISC. Ia hanya menciptakan satu assist dan akhirnya kontrak sang pemain diputus manajemen tim sebelum putaran pertama berakhir. Berstatus sebagai pemain termahal di Persib, Belencoso seolah jadi pembelian sia-sia.

2. Hermawan
Diboyong dari Pelita Bandung Raya (PBR), Hermawan justru minim kesempatan tampil. Dirinya lebih banyak duduk manis di bangku cadangan. Ia akhirnya mundur dari Persib dengan alasan ingin fokus merawat orangtuanya yang sakit. Namun di putaran kedua, Hermawan bergabung dengan Persiba Balikpapan.

3. Rachmad Hidayat
Pemain ini berjasa besar saat PBR menyandang status semifinalis di Indonesia Super League (ISL) 2014 lalu. Karena permainannya yang mirip Makan Konate, ia akhirnya diboyong Persib era Dejan Antonic.

Tapi sang pemain tumbang karena cedera lutut kanan. Usai pulih, dirinya jarang mendapat kesempatan. Oleh pelatih Persib saat ini, Rachmad lebih sering dijadikan pemain cadangan.

4. David Laly
Nasib David Laly mirip Rachmad Hidayat. Ia gagal mengulang penampilan gemilangnya di PBR saat membela kubu Maung Bandung.

Djajang Nurjaman selaku pelatih Persib bahkan blak-blakan mengkritik penampilan David. Sempat tampil dalam beberapa laga sebagai pemain utama, David akhirnya lebih banyak dicadangkan.

5. Samsul Arif
Bobotoh sempat menaruh harapan besar pada pemain ini. Sebab di awal kedatangannya, Samsul berhasil mencetak tiga gol pada ajang Piala Bhayangkara.

Tapi penampilannya menurun di pentas ISC. Ia kerap bolak-balik dari tim utama ke bangku cadangan. Bahkan dalam beberapa laga, nama Samsul sama sekali tidak masuk ke daftar susunan pemain Persib.

6. Purwaka Yudi
Cedera menghancurkan karier sang pemain. Sempat diprediksi bakal menjadi pemain besar, Purwaka nyatanya harus lebih banyak tinggal di ruang perawatan medis.

7. Dias Angga
Pemain ini sempat dijadikan pilihan utama untuk mengisi tempat sebagai bek kanan. Namun sekarang, Dias terlempar ke bangku cadangan karena kalah saing dengan Jajang Sukamara.

8. Taufiq
Pemain asal Tarakan ini merupakan bagian penting saat Persib menjuarai ISL 2014 dan Piala Presiden 2015. Tapi posisinya di tim inti tergeser oleh Kim Kurniawan. Taufiq kini akrab dengan bangku cadangan.

9. Yandi Sofyan
Digadang-gadang sebagai striker masa depan, Yandi justru tenggelam di bawah bayang-bayang striker asing. Beberapa kali bermain di Piala Bhayangkara dan Piala AFC, Yandi akhirnya harus rela jadi cadangan abadi.

Di ISC Yandi hanya sekali mencicipi aroma pertandingan. Itupun ia rasakan hanya dalam waktu sekitar 15 menit.

10. Rudiyana
Jadi bagian Persib sejak 2014, pemain berposisi striker ini sangat minim kesempatan tampil. Di ISC, Rudiyana hanya sekali menunjukkan kemampuannya.

11. M Ridwan
Sempat jadi bagian penting Persegres Gresik United, Ridwan justru kesulitan di kubu Maung Bandung. Untuk menempati posisi kiper, dirinya harus mengantre di belakang I Made Wirawan dan Muhammad Natshir Fadhil.

12. Gian Zola
Pemain muda yang diprediksi punya masa depan cerah ini belum mampu memperlihatkan bakatnya secara optimal. Sebab Gian Zola masih kalah saing dengan pemain yang lebih senior dan berpengalaman. Zola kini dikembalikan ke Diklat Persib agar mendapatkan jam terbang di level junior daripada jadi pemanis bangku cadangan di tim senior.

13. M Agung Pribadi
Pemain serba bisa ini harus menerima kenyataan pahit menjadi langganan bangku cadangan Persib. Di paruh kedua ISC, ia akhirnya dipinjamkan ke Persela Lamongan.

14. Jujun Saepuloh
Dipromosikan ke tim senior dari Diklat Persib, Jujun yang digadang-gadang sebagai bek tangguh masa depan juga bernasib kurang beruntung. Ia tidak pernah dimainkan di tim senior saat mengarungi ISC. Ia juga kembali turun kasta ke Diklat Persib demi menambah jam terbang.

15. Tantan
Pemain yang memiliki kecepatan ekstra ini hanya menorehkan dua gol di ajang ISC. Padahal ia diberi kesempatan tampil sebanyak 24 kali. Bukan tidak mungkin Tantan akan dilepas karena Persib berencana belanja besar-besaran di musim depan nanti.